Skip to main content

KENALI GEJALA INFEKSI VIRUS CORONA(COVID-19)

GEJALA AWAL INFEKSI VIRUS COVID-19 ATAU VIRUS CORONA


Hari 1 sampai 3

-Gejalanya mirip dengan masuk angin.
-Sakit tenggorokan ringan, sedikit sakit.
-Tidak demam, tidak lelah.
-Masih makan dan minum secara normal.

Hari ke 4

-Sakit tenggorokan sedikit, mabuk badan. -Suhu tubuh mulai tinggi.
-Mulai Anoreksia, sakit kepala ringan.
-Mulai suara serak dan diare ringan.

Hari ke 5

-Sakit tenggorokan, suara serak.
-Suhu tubuh berkisar antara 36,5-36,7
-Tubuh panas ringan.
-Tubuh Ielah, merasakan nyeri sendi .

*Tahap ini sulit dikenali sebagai infeksi dingin atau koroner.

Hari Ke 6

-Mulai demam ringan, suhu sekitar 37.
-Batuk dengan lendir/ batuk kering.
-Kelelahan, mual, sesekali sulit bernapas.
-Jari sakit, diare, bisa muntah.

Hari Ke 7

-Demam lebih tinggi dari 37,4-37,8.
-Batuk berdahak berlebihan.
-Nyeri semua badan .
-Frekuensi napas pendek dan muntah.

Hari Ke 8

-Demam mencapai suhu 38 lebih.
-Sulit bernapas dan batuk tak henti.
-Susah berbicara, sakit kepala.
-Nyeri sendi, sakit punggung.
Hari Ke 9 atau selanjutnya.

-Gejala bertambah buruk.
-Demam berantakan, batuk tidak mereda.
-Meski sudah berusaha Anda masih kesulitan bernafas.

*Pada saat ini,tes darah dan rontgen
paru-paru harus diambil untuk diperiksa.


Comments

Popular posts from this blog

Manfaat melakukan Sholat Dhuha, Tahajud, Dzikir, Sholawat dan DOA

  Manfaat melakukan Sholat Dhuha, Tahajud, Dzikir, Sholawat dan DOA Sekarang aku mengerti. Apabila kita telah berusaha dan bekerja keras. Apabila kita telah jalani Sholat yang lima waktu. Apabila kita sudah melakukan Sholat Dhuha, Tahajud, Dzikir, Sholawat dan DOA Namun tetap miskin juga. Tak perlu minder apalagi protes pada-NYA. Seorang anak bertanya kepada ibu dan bapaknya : Ibu, bapak mengapa kita miskin? Dengan tenang sang ibu berkata : Nak, hidup ini seperti jalan-jalan di Supermarket. Semua orang boleh memilih dan membawa barang apa saja yang ia inginkan. Siapa yang membawa sepotong roti, maka ia harus membayar seharga sepotong roti, Siapa yang membawa tiga potong roti, iapun harus membayar tiga potong roti. Sementara kita tak mungkin membawa apa-apa. Karena tak punya uang untuk membelinya. Dipintu kasirpun kita tak akan diperiksa, dibiarkan jalan begitu saja Begitu pula kelak di Hari Kiamat Nak. Saat orang² kaya antri menjalani peme...

Siapa saja yang melihat profil whatsapp kita

Siapa saja yang melihat profil whatsapp kita Di zaman yang serba modern ini, kita tidak perlu lagi kesusahan berkirim pesan. Salah satu kemudahan yang bisa kita peroleh adalah dengan banyaknya aplikasi berkirim pesan. Salah satu yang paling digandrungi tak lain tak bukan adalah Aplikasi WhatsApp. WhatsApp membuat kita lebih mudah terhubung dengan orang lain Guna nya untuk berkirim pesan, video, bahkan berkirim dokumen. Maka tidak heran kalau saat ini berbagai tips memanfaatkan WhatsApp banyak di cari orang. Mulai dari tips menyadap, tips menghemat data, dan masih banyak lagi lain. Di antara banyaknya tips yang ada, salah satu yang cukup banyak dicari adalah mengetahui siapa yang membuka profil whatsapp kita Ya,ternyata kita bisa juga mengetahui siapa saja yang kepo profil dan diam-diam jadi penggemar rahasia. Oke..Berikut caranya? Pertama, download dan install terlebih dahulu aplikasi Who Viewed My WhatsApp Profile: Whats Tracker lewat Google Play Store. Set...

JANGAN PERNAH MENGELUH DENGAN BEBANMU SAAT INI

JANGAN PERNAH MENGELUH DENGAN BEBANMU SAAT INI Sebuah foto lama, namun masih cukup baik untuk dipetik kembali hikmahnya. Yaitu tentang insiden yang terjadi belasan tahun silam di China, ketika sebuah truk besar tergelincir saat melintasi jalan layang. Kepala truk tersebut menerobos pembatas jalan, dan bisa menyebabkan kendaraan berat itu terjun bebas ke bawah. Namun karena muatan yang dibawanya cukup banyak,  justru truk itu selamat! Beban berat yang dipikulnya ternyata menahan kepala truk agar tidak terjatuh. Petugas keamanan lantas datang melakukan operasi penyelamatan, dan orang-orang kemudian ramai mengomentari insiden tersebut bahwa terkadang beban yang berat itu menyelamatkan hidup kita. Mengingatkan kepada kisah tentang seorang lelaki dari India dan temannya yang sedang mendaki gunung Himalaya. Mereka berdua dalam perjalanan turun dari gunung dan berjuang melawan suhu dingin yang ekstrem. Di tengah perjalanan mereka menjumpai seorang pendaki lain yang kakinya terjepit di ant...